Berita

Solidarity Night by Asian Movement for People’s Music, Peace and Progress (aMP3)

Jumat, 12 Oktober 2018 Malam solidaritas diselenggarakan oleh jaringan musisi lintas negeri se-Asia Tenggara (aMP3) di Taman Baca Kesiman. Sebagian besar dari mereka adalah musisi pergerakan dan perjuangan yang berasal dari Filipina, Thailand, Kamboja, dan Indonesia. Kehadiran mereka di Bali sebagai bentuk solidaritas untuk perjuangan kemanusiaan dan menyuarakan perubahan terhadap sistem ekonomi global yang menindas.

Ulasan: Bincang Sore, Belajar Tentang Aceh bersama Putra Hidayatullah

Pada Jumat, 14 September 2018, berlangsung Bincang Sore, Belajar tentang Aceh, Ruang Kaca Yang Menyimpan Parang dan Rencong, bersama Putra Hidayatullah. Beranda Taman Baca Kesiman tampak ramai petang itu, kurang lebih 40 orang hadir.   Putra mengawali uraiannya dengan sebuah pertanyaan, bagaimana sebuah rezim melegitimasi kekerasan yang berlangsung di Aceh? Paparannya dimulai dari cerita tentang

Ulasan: Kunjungan Peserta AJAR dari Timor-Leste di Taman Baca Kesiman

Pada Rabu, 5 September 2018, peserta AJAR (Asia Justice and Rights) dari Timor-Leste belajar tentang Taman Baca Kesiman sebagai ruang pembelajaran untuk membangun bangsa di era global.

Ulasan: Kelas Menulis Esai bersama Geger Riyanto

“Menulis itu adalah eksplorasi ide,” kira-kira begitu ungkapan Geger Riyanto dalam Kelas Menulis Esai yang diselenggarakan di Taman Baca Kesiman, pada Sabtu, 1 September 2018. Siang itu para peserta tampak khusyuk belajar bersama. Dalam kelas para peserta juga bercerita tentang proses menulis yang mereka alami, sekaligus kendala-kendala yang dihadapi ketika memulai menulis. “Tidak ada jalan

Ulasan: Bincang Sore Asal Usul Kebudayaan, Telaah Antropologi Penalaran terhadap Advokasi Intelektual Diskursus Kebudayaan Indonesia, bersama Geger Riyanto

Beranda Taman Baca Kesiman petang itu tampak ramai. Jumat, 31 Agustus 2018, hadir Geger Riyanto, penulis Asal Usul Kebudayaan, Telaah Antropologi Penalaran terhadap Advokasi Intelektual Diskursus Kebudayaan Indonesia, guna mendiskusikan buku anyarnya. Sebagai penanggap hadir I Gede Gita Purnama, dan Gede Kamajaya. Gita Purnama mengungkap beberapa segi dari buku Asal Usul Kebudayaan ini. Gita mencatat, telusur teoritik

Rilis: Jelang HUT RI ke 73, Majelis Hakim PTUN Denpasar Hadiahkan Asap Hitam PLTU-Batubara bagi Warga Celukan Bawang dan Masyarakat Bali

Jelang HUT RI ke 73, Majelis Hakim PTUN Denpasar Hadiahkan Asap Hitam PLTU-Batubara bagi Warga Celukan Bawang dan Masyarakat Bali Denpasar, 16 Agustus 2018 . Sehari sebelum kemerdekaan RI ke 73, warga celukan bawang dan masyarakat bali mendapat kado Asap Hitam PLTU dari Majelis Hakim PTUN Denpasar. Gugatan masyarakat dan Greenpeace Indonesia terhadap SK Gubernur

Ulasan: Solidaritas untuk Celukan Bawang

Sejak siang hari, 15 Agustus 2018, halaman belakang Taman Baca Kesiman sudah ramai. Tampak kesibukan seniman jalanan menggoreskan kuas pada media yang tersedia. Seluruh seniman yang hadir melukiskan penolakannya terhadap rencana pembangunan PLTU-Batubara Celukan Bawang tahap 2. Tampak seniman jalanan Masgaga, Anna Bronza & Easy Tiger, The Pojoks, WAP, Timbool Kidney, dan Komunitas Djamur. Sore

Ulasan: Belajar tentang Alam dan Masyarakat Papua

Pada Jumat, 10 Agustus 2018 yang lalu, hadir Ngurah Suryawan, Dosen Universitas Papua, dan Natalis Bukega, Aliansi Mahasiswa Papua, dalam acara Bincang Santai. Sejak sore, beranda TBK ramai oleh pengunjung.   Selain pemaparan oleh Ngurah dan Natalis, para hadirin tampak antusias saat sesi tanya jawab. Banyak pertanyaan, utamanya tentang kondisi-kondisi Papua terkini. Selain direspon oleh

Ulasan: Nyala, Nyanyian yang Tak Lampus, Pemutaran Film dan Diskusi

Pada Selasa, 7 Agustus 2018, Taman Baca Kesiman menyelenggarakan pemutaran film dan diskusi “Nyala, Nyanyian yang Tak Lampus”, karya Fauzi Rahmadani. Fokus film ini adalah dua sosok yang bertahan setelah dipenjara paska-peristiwa 1965. Ruswanto dan Slamet AR menjalani kesehariannya dengan sederhana, dengan menyimpan cita-cita besar. Seorang mantan guru yang aktif berorganisasi, Pak Rus kerap menyambangi

Ulasan: Ngobrol Santai Dua Antropolog Juli 2018

Sejak sore para hadirin telah memadati beranda Taman Baca Kesiman. Obrolan santai seputar antropologi di era kekinian, membuat para hadirin menyimak dua Antropolog, Degung Santikarma, dan Roberto Hutabarat. Hadirin begitu antusias menyimak, membantah, pun merespon obrolan dalam suasana yang penuh keakraban. Terima kasih kepada kawan-kawan yang hadir dalam ngobrol santai kali ini. Sampai jumpa dalam

Ulasan: Kelas Kritik Film Cinema Poetica & Taman Baca Kesiman 2018

Oleh Siswan Dewi   Agenda di beranda Taman Baca Kesiman kala itu boleh jadi semacam momentum berkumpul yang santai, guyub, nan bernas. Diinisiasi oleh sang tuan rumah, dan sebuah kolektif pengamat film bernama Cinema Poetica, pada pertemuan sore-sore itu terdengar beberapa kosakata film yang berkelindan, serta tak jarang diselingi gelak tawa dan lelucon. Kelas Kritik

Melali ke Pasar Kaget bersama CushCush Galery

PASAR KAGET BAKAL BIKIN KAGET LAGI! Sambil belanja di pasar, sambil ngobrol-ngobrol bareng seniman. Bagaimana proses berkarya, darimana sumber inspirasi, dan bagaimana mereka merepresentasikan DenPasar melalui karya. Lalu, apa itu DenPasar2018? Movement? Exhibition? Penasaran? Yuk isi hari Minggumu dengan belanja barang-barang istimewa nan murah meriah, serta mendapat bonus tambahan teman untuk saling berbagi cerita dan