Berita

Bincang Sore “The Missing Link”

Acara Rangkaian Bulan Pram. Bincang sore bersama Komunitas Pojok membahas karya mereka di usia yang ke-17. Melalui muralnya, kali ini Komunitas Pojok menampilkan para pejuang pendahulu kita. Apa sih dorongan di balik karya ini? Apa saja harapan mereka? Mari berakhir pekan di Taman Baca Kesiman, Minggu, 25 Februari 2018 pukul 17.00. Kami tunggu!

BASABALI WIKI “Gendu Wirasa: Mempertemukan Rasa dan Asa berbahasa Bali melalui BasaBali Wiki”

Akhir pekan di Taman Baca Kesiman. Kawan-kawan BASABALI WIKI menyelenggarakan “Gendu Wirasa: Mempertemukan Rasa dan Asa berbahasa Bali melalui BasaBali Wiki,” pada Sabtu, 24 Februari 2018, pukul 10.00 WITA. Sila!

Bincang Sore “Apa dan Bagaimana?” Shadow Teacher, Pendukung Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah

Taman Baca Kesiman x Turiya Educare Sabtu sore pukul 16.00 WITA Bagaimanakah sekolah dan orangtua menyiapkan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus? Mungkinkah anak berkebutuhan khusus belajar di sekolah? Mungkinkah pendidikan inklusif dapat diupayakan? Silahkan hadir pada acara sharing dan diskusi di @tamanbacakesiman mengenai peran guru pendamping bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah umum. Pembicara, seorang

Ulasan: Cinecoda “Dari Mana Datangnya Asmara”

Terima kasih kepada kurang lebih 48 penonton yang hadir dan bertahan dari hujan angin, pada hari Sabtu, 17 Februari 2018 kemarin dalam pemutaran film bertajuk “Dari Mana Datangnya Asmara” yang memutarkan 5 film pendek Indonesia: Lambang Kunci G, Gugat Pegat, Seserahan, Bermula dari A, dan Wan An. Terima kasih kepada pembuat film yang telah mengijinkan

Selamat Tahun Baru Imlek 2018

Selamat Tahun Baru Imlek kawan-kawan. Semoga di tahun yang baru ini kawan semua diberkahi banyak-banyak, dikelilingi kebahagian, dan tetap semangat. Jangan lupa besok berakhir pekan di Taman Baca Kesiman!

Cinecoda “Dari Mana Datangnya Asmara”

Akhir pekan di Taman Baca Kesiman. “DARI MANA DATANGNYA ASMARA” adalah tajuk yang dipilih Cinecoda dalam program pemutaran perdana di tahun 2018. Frasa ini tak lain adalah judul lagu ciptaan Ismail Marzuki, komposer kenamaan Indonesia di era kemerdekaan. Program kali ini memuat film-film pendek karya sutradara Indonesia yang menghadirkan hubungan asmara melalui cara pandang yang unik dan

Ulasan: Bincang Sore “Tanda bagi Tanya”

Dari acara pekan lalu, mendiskusikan “Tanda Bagi Tanya,” kumpulan puisi Frischa Aswarini. Hadir Bli Made Adnyana Ole, Mbok Oka Rusmini, dan Frischa Aswarini. Pada sore yang hangat itu, para hadirin tampak antusias. Acara dibuka dengan pembacaan puisi oleh Wulan Dewi Saraswati dan Devi. Kemudian diskusi dibuka oleh bli Made yang mengomentari proses kreatif Frischa. Baginya, kekuatan puisi Frischa terutama

Bincang Sore “Tanda bagi Tanya”

Tanda bagi Tanya adalah buku kumpulan puisi pertama Frischa Aswarini. 33 karya di dalamnya berangkat dari aneka pertanyaan dan perjalanan selama tahun 2009 hingga 2017. Kali ini Taman Baca Kesiman mengajak teman-teman menelusuri “Tanda bagi Tanya” bersama Oka Rusmini dan Made Adnyana Ole. Akan tampil pula Teater Kalangan yang akan merespon secara kreatif salah satu

Ulasan: Amankah Internet?

The number of negative contents report in 2017 is dramatically increasing compare to previous year, from 6.000s to 60.000s. Sammy Pangerapan from @kemenkominfo explains the data during internet policy discussion organized by @balebengong & AJI Denpasar at @tamanbacakesiman last night. we need more internet literacy. it is shared-responsibility. #DigitalLiteracy #BaleBengong #CitizenJournalism Laporan konten negatif mengalami lonjakan dramatis, sejumlah

Diskusi: Amankah Internet?

UNDANGAN TERBUKA Seorang pegawai hotel mendadak ditangkap karena postingan video turis asing yang menuding pegawai tersebut melakukan pelecehan seksual. Pada kasus lain, belasan warga China di Bali ditangkap dan dipulangkan ke negeri asalnya karena diduga melakukan kejahatan daring yang berpusat di Bali. Banyak masalah seputar dunia Internet yang kian berdampak dan terjadi sehari-hari. Bagaimana sebenarnya

Dirgahayu Pramoedya Ananta Toer

“Bagi saya, keindahan itu terletak pada kemanusiaan, yaitu perjuangan untuk kemanusiaan, pembebasan terhadap penindasan. Jadi keindahan itu terletak pada kemanusiaan, bukan dalam mengutak-atik bahasa.” —Pramoedya Ananta Toer Hari ini kita memperingati hari kelahiran Pram, seseorang yang darinya kita belajar arti perlawanan, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya. Pram mewarisi kita karya-karya yang berharga, baik berupa cerita, uraian prasaran, maupun

Ulasan: Bincang Sore “Literasi Teater dan Budaya Pertunjukan”.

Menyenangkan sekali akhir pekan yang lalu, Sabtu 3 Februari 2018, bertemu kawan-kawan, dan duduk bersama. Ada tiga narasumber yang berbagi tentang literasi teater dan budaya pertunjukan. Putu Santiasa Putra lebih banyak merefleksikan proses yang dilakukannya selama setahun terakhir bersama Teater Kalangan, suatu proses pencarian yang belum tuntas, katanya. Wayan Sumahardika melihat ada kondisi-kondisi yang mempengaruhi keterbatasan penyebaran literasi, sebagaimana yang