Past Events

Bincang Sore “Literasi Teater dan Budaya Pertunjukan”.

Taman Baca Kesiman, bekerja sama dengan Kalabuku mengundang kawan-kawan untuk hadir dalam Bincang Sore “Literasi Teater dan Budaya Pertunjukan.” Perbincangan beranjak dari kesadaran langkanya, untuk tidak menyatakan begitu minimnya, bacaan dan kajian tentang teater dan budaya pertunjukan. Mari hadir dan bersantai sore, pada Sabtu, 3 Februari 2018 di Taman Baca Kesiman, jl. Sedap Malam No.

Rangkaian Festival 100 Monolog Putu Wijaya.

Pementasan teater sebagai pamungkas dari Rangkaian Festival 100 Monolog Putu Wijaya.

Bincang Sore, Sejauh Mana Negara Melindungi Hak Digital

Mari Ngobrolin hukum bersama LBH Bali, Balebengong, AJI Denpasar, dan SAFENET. Yuk!

Rangkaian perayaan Hari Hak Asasi Manusia Bali Tolak Reklamasi x Amnesty International Indonesia

Solidaritas Merayakan Kemanusiaan! Rangkaian perayaan Hari Hak Asasi Manusia Bali Tolak Reklamasi x Amnesty International Indonesia mempersembahkan: *Ngobrol Santai* @usman hamid Wayan Suardana JRX *Workshop Cetak Cukil, Lapak Produk Komunitas, Perpus Zine* *Bergembira Bersama* Jangar Marjinal GEEKSSMILE Rastafara Cetamol Patrick the Bastard @the eastbay Temuyuk Mekuris @punks reformasi

Enambelas Film Festival bersama LBH Bali 2017

Pekan ini jadi berbeda, karena ada pilihan pemutaran film @enambelasffest x @lbh_bali yang bisa kamu hadiri. Pilih dan datang ke venue film pilihan satu jam sebelum pemutaran ya, amankan kursimu! 😁 Setiap pemutaran Enam Belas Film Festival Bali terbuka untuk umum dengan donasi yang akan disumbangkan untuk bantuan hukum bagi perempuan korban kekerasan. Bantuan ini akan

Kezetroom Korupsi! bersama Ruang Asah Tukad Abu

Rangkaian Festival Anti Korupsi Bali 2017. Karena Papa Jahat tidak bisa dibiarkan!

Ulasan: Bincang Sore Novel September karya Noorca M. Massardi

Pekan lalu, mas Noorca mampir ke Taman Baca Kesiman, membincangkan karyanya September. Ditulis berdasarkan hasil risetnya, novel fiksi sejarah ini berusaha menuliskan secara rinci periode kelam September 1965. Banyak sekali hal menarik yang terungkap dalam diskusi kali ini. Mas Noorca berusaha tidak terjebak, baik narasi resmi maupun alternatif, dari berbagai versi penjelasan tentang peristiwa tersebut.

Ulasan: Bincang Sore Hoax dan Tipu-Tipu Lainnya bersama Febriana Firdaus

Pada Senin, 23 Oktober 2017, sejak sore hingga malam, Taman Baca Kesiman menyelenggarakan sesi bincang sore. Febriana Firdaus berbagi tentang perspektif dan pengalamannya dalam melakukan liputan investigatif, utamanya terkait pelanggaran hak asasi manusia di berbagai wilayah Indonesia. Banyak sekali hal yang kami dapatkan kali ini. Hoax tidak cukup disikapi dengan karya. Selalu memiliki pemikiran terbuka,

Ulasan: Festival Arsip IVAA Yogyakarta 2017

Pada 29 September hingga 1 Oktober yang lalu, tim Taman Baca Kesiman diundang oleh Indonesian Visual Art Archive (IVAA) Yogyakarta untuk berpameran kerja pengarsipan. Tim TBK membawa arsip audio visual (film dokumenter) berjudul Sekeping Kenangan (2017) yang disutradarai oleh Hadhi Kusuma. Film ini bercerita tentang proses dibalik penciptaan Prison Songs, Nyanyian yang Dibungkam, diluncurkan pada

Ulasan: Cinecoda, Pemutaran Film dan Diskusi, “Rekoleksi Memori”

Senin, 28 Agustus 2017, Taman Baca Kesiman mengadakan pemutaran 4 film pendek bertajuk Rekoleksi Memori yang diproduksi oleh KawankawanFilm. Empat film tersebut membicarakan mengenai peristiwa G30 S 1965 dengan beragam perspektif, mulai dari kehidupan eksil yang tidak bisa kembali ke Indonesia dalam film Saudara dalam Sejarah (Amerta Kusuma, 2015), kemudian ada film Tida Lupa (Asrida

Pemutaran Film dan Diskusi “ANGKA JADI SUARA”

Bagaimana sih kita melihat, memikirkan, dan memaknai ruang kerja kita? Apa kita bisa jernih dalam melihat situasi ketertindasan di sekitar kita? Federasi Buruh Lintas Pabrik dan Perempuan Mahardhika meluncurkan film “Angka Jadi Suara.” Bercerita tentang praktik kekerasan seksual di lingkungan pabrik, film ini adalah hasil produksi mandiri yang diawali oleh riset sederhana di antara perempuan

Ulasan: Bincang Sore Khilafah bersama Bramantyo Prijosusilo, dengan Penampilan Spesial Bonita & The Hus Band

“Ada banyak hal yang bisa kita ciptakan, dengan membuka ruang dialog seperti ini misalnya, maka kita bisa mencegah politik devide et impera…” Taman Baca Kesiman mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan yang hadir dan ikut urun rembug dalam diskusi kemarin. Berdialog, dan urun rembug dengan guyub tak pernah menjadi serelevan hari ini, ketika isu pemecah belah