Ulasan: Workshop “Mari Belajar Berdiri dan Berjalan”

Pada 13 dan 14 April 2018 yang lalu, Taman Baca Kesiman bersama Kalanari Theatre Movement menyelenggarakan workshop berteater Mari Belajar Berdiri dan Berjalan. Kami menerima belasan pendaftar, baik dari Denpasar maupun Singaraja. Menariknya, para peserta tidak saja berasal dari beragam kelompok teater, tetapi juga individu yang tidak memiliki latar belakang teater sama sekali.

Pada hari pertama, setelah saling memperkenalkan diri, para peserta diajak untuk mengenali dan menyadari kembali tubuhnya. Proses belajar berangkat dari keseharian, gerakan-gerakan yang selama ini dilakukan tanpa disadari. Pada titik ini, para peserta diminta untuk mendetailkan setiap gerak dan menyadari bahwa masing-masing tubuh memiliki keterbatasan relatif yang jarang disadari. Membangun kesadaran atas tubuh, mempelajari kembali gerakan yang mungkin, dan juga tak mungkin, dilakukan oleh tubuh, merupakan hal mendasar dalam proses teater. Bergerak tanpa berprentensi untuk membebani tubuh ternyata membutuhkan proses. Proses inilah yang menjadi titik tekan selama 2 hari workshop. Workshop dibagi menjadi 6 sesi, dan tiap sesi ditutup dengan diskusi. Workshop diakhiri dengan pertunjukan presentasi hasil workshop, dan diskusi dengan mengundang publik. Terjadi dialog yang menarik pada sesi diskusi setelah pertunjukan presentasi.

Terima kasih kepada fasilitator, Ibed Surgaya Yuga dari Kalanari Theater Movement. Terima kasih kepada para peserta yang selama 2 hari begitu intens dalam mengikuti workshop. Terima kasih juga kepada kawan-kawan yang hadir pada pertunjukan presentasi. Sampai jumpa pada program Taman Baca Kesiman selanjutnya!

Selengkapnya: Dokumentasi Presentasi Workshop “Mari Belajar Berdiri dan Berjalan”

Lainnya