June 22, 2018

PERTENGAHAN tahun 2017 lalu, majalah The Economist menyatakan bahwa di era ekonomi digital ini, data adalah sumber daya yang baru. Ia bahkan digadang sebagai “minyak bumi” baru. Minyak bumi, lebih dari sekadar sumber daya, adalah yang menghidupkan perekonomian dunia.
Pada hari Kamis, 21 Juni 2018, berlangsung bincang sore bersama Hizkia Yosie Polimpung, peneliti Koperasi Riset Purusha dan Editor IndoProgress. Hal menarik yang disampaikan oleh Yosie adalah dengan berlangsungnya proses datafikasi yang sangat masif, persoalan mendasar yang kerap kali tenggelam karena perhatian berlebih pada soal pelanggaran privasi adalah bahwa kita semua (user) pengguna aplikasi platform telah dijadikan pekerja-pekerja yang menghasilkan data-data untuk ditambang mesin algoritma.
Scroll to Top