Dapur

Selain ruang perpustakaan sebagai komponen utamanya, TBK juga punya sebuah ruang dapur. Dapur ini sebagai kawan pelengkap bagi pengunjung yang tak ingin kelaparan di kala lagi seru-serunya membaca. Fungsi dapur menjadikan TBK menjadi tempat yang semakin enak dan seru membaca buku. Konsep ‘book café’ menjadi ciri khas TBK, dimana pengunjung bisa membaca sambil menikmati hidangan-hidangan dari Chef  yang menjadi punggawa utama dapur TBK.

Kata “dapur” akan terus dibiasakan untuk disebutkan dan bukan “café” supaya tidak rancu dengan anggapan awal para pengunjung bahwa TBK juga adalah sebuah restoran. Penyebutan atau istilah restoran dihindari karena TBK bukanlah tempat makan atau restoran seperti umumnya karena fungsi dapur TBK supaya membuat para pengunjung betah berlama-lama dengan buku bacaannya. Jadi, TBK memang bukan tempat bisnis restoran yang jamak, melainkan tempat baca buku yang punya dapur enak, bersih dan juga ramah (di kantong). Kira-kira begitulah.