logo
Taman Baca Kesiman //
Jl. Sedap Malam. Denpasar - Bali 80235
+62812 955 8377
tamanbacakesiman.com

Perpustakaan

TamanBacaKesiman-Ulin-11

Pramoedya Ananta Toer, penulis dan sastrawan agung Indonesia berkaliber dunia ini, sejak awal mula menerbitkan buku-bukunya di tahun 50-an pernah mengeluh tentang betapa rendahnya minat baca orang Indonesia. Saking tak suka baca buku, bahkan Pram menilai betapa susahnya seseorang bertahan hidup hanya mengandalkan keterampilan menulis dan menjual buku di negara ini. Itu dulu, bagaimana sekarang? Baru-baru ini sebuah lembaga survey internasional merilis temuan tentang minat baca buku di seluruh dunia. Untuk Indonesia, kata temuan itu, dari 1000 orang hanya 1 yang punya hasrat membaca. Bandingkan dengan negara Singapura yang punya 450 orang, di India ada 400 orang suka baca, atau Amerika yang doyan baca angkanya melebihi 500 orang. Tampaknya sia-sia sebuah pepatah lama mengatakan “Buku itu Pelita Ilmu” kalau nyatanya pelita itu selalu redup, tak mau hidup.

TamanBacaKesiman-Ulin-7

Entah sudah tradisi atau kutukan, membaca buku memang belum menjadi kebiasaan seperti menggosip dan korupsi. Bisa jadi juga orang jengah membaca buku karena nanti dikira sok-sok intelektual, atau kalau sekarang istilahnya pencitraan. Memang sekarang lagi nge-trend kalau orang mau berbuat baik apapun dibilang pencitraan, mau jujur dibilang pencitraan, mau berjuang membela yang tertindas dibilang pencitraan, mau melawan pejabat korup dibilang pencitraan. Tapi apapun kata orang, atau istilah Betawinya “ape lu kate” berdirinya Taman Baca Kesiman tak hirau dengan sindir nyinyir pencitraan itu. Sebuah langkah kecil membangun peradaban harus dikerjakan untuk mendorong arus perubahan zaman yang terus bergerak cepat.

TamanBacaKesiman-Ulin-5

Di Bali, memiliki ruang baca yang asyik untuk ditongkrongi memang masih menjadi barang mewah. Apalagi, tradisi membaca masih lemah dibanding tradisi jual tanah. Industri pariwisata yang demikian megah membuat banyak orang lupa daratan, sampai-sampai laut-pun mau dikeruk dan diurug (jadi ngelantur dikit nih ceritanya).

Untuk mengisi kekosongan idealisme dan realitas sempitnya ruang baca tadi, Taman Baca Kesiman hadir dengan konsep menjadi “kawan perubahan” yang nyata. Taman Baca Kesiman (selanjutnya disingkat TBK) mencoba meracik tempat baca supaya tidak identik dengan bayangan sebuah perpustakaan yang kaku dan serius. Suasana yang dibangun di TBK memang jauhk dari kesan suntuk apalagi sok-sok cerdas dan berwibawa. Yang jelas membaca itu bisa dibuat rileks dan menghibur bukan malah makin buat “pusing pala berbi” atau “pecah ndase”.

IMG-20160730-WA0007

Desain lansekap di Taman Baca Kesiman memadukan beberapa unsur yang saling mendukung. Ruang perpustakaan dekat dengan dapur yang menyajikan kopi panas, minuman ringan dan makanan khas dan sedap. Ada kebun organik yang bebas bahan kimia dengan paduan pagar hidup dan lansekap lapangan rumput luas menghijau. Halaman rumput di belakang bisa dijadikan tempat panggung orasi, pemutaran film, pagelaran musik ataupun main bola.

IMG-20160730-WA0008

Inisiatif dibukanya tempat ini oleh Agung Alit/Hani Duarsa juga memang berangkat dari keinginan mereka untuk dapat berbagi koleksi buku-buku mereka yang berjumlah ribuan untuk bisa juga diakses dan dibaca oleh siapapun terutama generasi muda.

Perpustakaan Taman Baca Kesiman

Ciri khas dari koleksi buku di TBK adalah buku-buku kritis dan punya bobot yang tajam dan mendalam. Tema-tema buku yang ada sebagian besar adalah buku-buku sejarah, sosial, politik, otobiografi, sastra dan novel, karya-karya terjemahan, jurnal-jurnal ilmiah populer dan buku-buku langka yang sudah sulit ditemukan di pasaran.

Events

Bincang Sore, novel Ibu Susu, bersama Rio Johan

November 12, 2017
Nanti Sore! Taman Baca Kesiman mengundang kawan-kawan untuk hadir dalam Bincang Sore Seri Sastra....
Bedah buku Rio Johan November

Bincang Sore, novel Ibu Susu, bersama Rio Johan

November 12, 2017
Nanti Sore! Taman Baca Kesiman mengundang kawan-kawan untuk hadir dalam Bincang Sore Seri Sastra.... Selengkapnya...

Bincang Sore, September, bersama Noorca M Massardi

November 10, 2017
Mungkin bukan kebetulan bulan November ini mas Noorca M. Massardi datang ke Bali membincangkan novelnya,...
Bedah Buku Noorca November 2017

Bincang Sore, September, bersama Noorca M Massardi

November 10, 2017
Mungkin bukan kebetulan bulan November ini mas Noorca M. Massardi datang ke Bali membincangkan novelnya,... Selengkapnya...

Denpasar Kolektif: Bergerak Bersama #34

November 8, 2017
Hari Rabu! Ya, Rabu besok! Belajar dan Bersenang2, bisa diupayakan selap-selip dalam labirin waktu....
23231626_10203653668379884_7275499401859461149_n

Denpasar Kolektif: Bergerak Bersama #34

November 8, 2017
Hari Rabu! Ya, Rabu besok! Belajar dan Bersenang2, bisa diupayakan selap-selip dalam labirin waktu.... Selengkapnya...

Kalender Kegiatan TBK November 2017

November 7, 2017
5 November 2017. Pukul 16.00 – selesai Malam Apresiasi Anugerah Jurnalisme Warga (Balebengong) 8...
23161145_128190984483896_6198224225782726656_n

Kalender Kegiatan TBK November 2017

November 7, 2017
5 November 2017. Pukul 16.00 – selesai Malam Apresiasi Anugerah Jurnalisme Warga (Balebengong) 8... Selengkapnya...

Taman Baca Kesiman


Lokasi

google map

google map

© Copyright 2015 - www.tamanbacakesiman.com

LOKASI

google map

google map

SOCMED

@taman_baca

facebook

© Copyright 2015 - www.tamanbacakesiman.com