logo
Taman Baca Kesiman //
Jl. Sedap Malam. Denpasar - Bali 80235
+62812 955 8377
tamanbacakesiman.com

Bincang Sore bersama Yoshi Fajar dan Maria Adriani

August 14th, 2017
TBK 17 Agustus

Arsitektur dan Kegilaan Infrastruktur

Tentang Pembangunan, Estetika Global, dan Resistensi yang Bergerak

Pada dasarnya arsitektur merupakan (salah satu bagian dari) seperangkat alat membangun yang sistemik. Diktum usang mengatakan bahwa seperti halnya pisau, ia (arsitektur) bisa digunakan untuk membantu kehidupan, namun bisa juga sebaliknya: bisa membunuh kehidupan. Kali ini kita akan keluar dari cara berpikir yang naif seperti diktum tersebut. Kenyataannya, setiap pembangunan – bahkan sebaik apapun niatnya – justru menciptakan persoalan ketidakadilan yang semakin kompleks di setiap tempat: menciptakan krisis ekologis, sosial, dan budaya di setiap konteks. Lalu, bagaimana cara kita menggeser duduk perkara praktik dan wacana arsitektur supaya keluar dari nalar lingkaran setan: alat membangun yang sistemik? Apakah ada semacam mata rantai yang hilang dari cara berpikir kita sebagai warga negara bangsa selama ini? Sejak kapan? Bisakah dilacak?

Pertanyaan-pertanyaan ini signifikan diajukan di dalam konteks rezim pembangunan saat ini, ketika kata infrastruktur menjadi kunci andalan. Dan arsitektur berada di dalamnya, serta menjadi bagian dari seperangkat alat untuk mewujudkan pembangunan. Bagaimana frame arsitektur “yang lain” merefleksikan realitas pembangunan saat ini? Bagaimana posisi dan frame arsitektur sebagai bagian dari seperangkat alat pembangunan mewujudkan imajinasi estetis dari kekuasaan (nalar) pembangunan? Gagasan estetika macam apakah yang bergerak dalam nalar pembangunan saat ini? Bagaimana gagasan estetika pembangunan tersebut menjadi bahasa sekaligus ruang bawah sadar pengetahuan yang justru menjadi populer?

Mari bertemu, ngobrol, dan tetap tolak reklamasi!

Pemantik obrolan:

Yoshi Fajar Kresno Murti, seorang praktisi tukang ugahari – semacam praktik arsitektur yang mengulik cara berarsitektur yang anarkis. Sejak lama aktif bergelut dengan praktik-wacana ruang, kampung, kota melalui berbagai media.

Maria Adriani, seorang urbanis, pendidik di Universitas Islam Indonesia, dan saat ini sedang mencermati secara serius persoalan estetika urban, postkolonialitas, dan globalisasi

Taman Baca Kesiman


Lokasi

google map

google map

© Copyright 2015 - www.tamanbacakesiman.com

LOKASI

google map

google map

SOCMED

@taman_baca

facebook

© Copyright 2015 - www.tamanbacakesiman.com